Posted on 01 November 2016 at 06:23:22 WIB - 2854 x dilihat


Sikap Positif terhadap Makna Proklamasi Kemerdekaan dan Pembukaan UUD 1945

 

 


 

 

Sebagai bangsa Indonesia yang terlahir di bumi tanah air Indonesia kita harus menyadari akan mulia dan terpujinya perjuangan para pendiri negara ini. Dengan gigih mereka memperjuangkan kemerdekaan untuk lepas dari belenggu penjajah. Pengorbanan diri sebagai pahlawan bangsa dalam mencapai suatu kemerdekaan merupakan wujud tekad yang kuat dalam menentang penjajahan di muka bumi ini. Oleh karenanya apa yang telah dilakukan dan diperjuangkan oleh para pendiri negara, para pejuang bangsa, para pahlawan bangsa tidak boleh disia-siakan dan harus dipertahankan serta diwujudkan dalam tindakan dan perbuatan nyata guna mencapai tujuan nasional bangsa. Inilah wujud sikap positif untuk mengisi kemerdekaan bangsa.

Sikap Positif Terhadap Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berarti sikap yang mendukung terhadap sesuatu. Sikap positif bukan berarti sikap yang penurut, namun lebih dari pada itu, yaitu kreatif, kritis, mandiri dan berani membela kebenaran serta menjunjung tinggi prinsipprinsip, asas-asas dan tujuan yang disepakati bersama. Oleh karenanya sikap positif terhadap makna Proklamasi Kemerdekaan dan suasana kebatinan konstitusi pertama adalah sikap kreatif, kritis, mandiri, berani membela kebenaran dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip, asas-asas serta tujuan hidup bernegara sebagaimana telah dikumandangkannya Proklamasi Kemerdekaan dan asas kerohanian Pancasila serta nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Sikap Positif Terhadap Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berarti menghargai perjuangan para pahlawan bangsa, dan sikap positif terhadap suasana kebatinan dan nilai-nilai Konstitusi pertama berarti menjunjung tinggi cita-cita kehidupan bernegara dengan tata hukum bernegara di dalam kehidupan negara yang didirikan pada pada tanggal 17 Agustus 1945.

Penghargaan terhadap para pejuang bangsa serta para pahlawan bangsa dapat ditunjukkan dengan berbagai upaya untuk mengisi kemerdekaan guna menuju tercapainya tujuan nasional bangsa Indonesia. Sedangkan menjunjung tinggi cita-cita kehidupan bernegara dapat ditunjukkan dengan berbagai upaya agar kehidupan bernegara sesuai dengan tata aturan bernegara yang diharapkan. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan, aktivitas dan perbuatan yang mengarah kepada tercapainya tujuan nasional dalam tata aturan bernegara yang sesuai dengan hukum dasar negara, dan ini dapat dilakukan dengan beberapa aktivitas, diantaranya:

 

 

A.    Sikap Positif terhadap Makna Proklamasi Kemerdekaan

Sebagai warga negara Indonesia, kita wajib menundukkan kepala dan bersyukur kepadaTuhan Yang Maha Esa. Dengan adanya proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesiamenjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat serta bebas dari belenggu penjajahan. Melaluikemerdekaan bangsa Indonesia telah menyusun tata kehidupan yang baru. Kita sebagaiwarga negara Indonesia berkewajiban untuk mempertahankan dan meneruskan apa yangmenjadi perjuangan para pendiri negara dapat terwujud.Kemerdekaan yang telah dicapai oleh para pejuang dengan segala pengorbanannyatidak akan berarti bagi kehidupan bangsa Indonesia apabila kita sebagai pewaris tidak dapat mewujudkan apa yang menjadi amanat dari Proklamasi Kemerdekaan. ProklamasiKemerdekaan 17 Agustus 1945 bertujuan untuk mencapai kebahagiaan seluruh rakyatIndonesia.Untuk mewujudkan tujuan negara seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD1945 diperlukan sikap dari semua warga negara. Sikap tersebut dapat ditunjukkan dalambentuk usaha untuk:

  1. Mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan di segala bidang kehidupan.
  2. Menjaga keamanan negara dari segala ancaman baik dari dalam mapun luar.
  3. Mencintai tanah air Indonesia.
  4. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
  5. Menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa serta keselamatan bangsa dannegara.
  6. Merasa bangga sebagai bangsa Indonesia dan bertanah air Indonesia) Melaksanakan pembangunan di segala bidang kehidupan.
  7. Melestarikan keindahan dan kekayaanalam Indonesia.

 

Semua sikap tersebut merupakan wujudsikap setia terhadap proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Sikap setiaini, sedapat mungkin diwujudkan dalamperilaku sehari-hari dan diwariskan kepadapenerus bangsa. Dengan demikianproklamasi kemerdekaan bermakna bagibangsa Indonesia.

Berdasarkan uraian di atas Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia merupakan hasil jerih payah bangsa Indonesia sendiri yang didorong oleh rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan bukanlah hadiah atau pemberian dari negara lain.

Lahirnya proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan titik kulminasi dari perjuangan bangsa Indonesia, ini berarti bahwa sejarah perjuangan bangsa Indonesia telah mencapai puncaknya pada saat diproklamasikan. Puncak bukanlah akhir, oleh karena itu perjuangan belum berhenti atau sudah selesai karena itu kita sebagai generasi muda harus tetap berjuang dan rela berkorban untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan di segala bidang kehidupan.

Proklamasi berarti juga bahwa bangsa Indonesia telah berhasil melepaskan diri dari segala bentuk penjajahan dan sekaligus membangun suatu rumah tangga baru, yaitu Negara Republik Indonesia. Dengan proklamasi itu berarti bangsa Indonesia bebas menentukan nasibnya sendiri, dapat memulai mengatur rumah tangga bangsa dan negaranya sendiri tanpa campur dari negara lain.

Proklamasi kemedekaan bukanlah tujuan akhir melainkan merupakan alat untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Kita sebagai warga negara Indonesia memiliki kewajiban moral atas kemerdekaan itu, dan mengisinya dengan pembangunan di segala bidang kehidupan.

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, sebagai warga negara yang baik sudah seharusnya mengerti dan memahami nilai-nilai positif perjuangan para pejuang bangsa pada masa kemerdekaan. Tahukah kamu nilai-nilai positif apakah yang terdapat dalam diri para pejuang? Nilai-nilai positif tersebut, di antaranya sebagai berikut.

  1. Pro Patria dan Primus Patrialis, yaitu selalu mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan tanah air.
  2. Jiwa solidaritas atau sikap kesetiakawanan dari semua lapisan masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan.
  3. Jiwa toleransi atau tenggang rasa antara agama, suku, golongan, dan bangsa. Misalnya, menghormati orang lain yang menjalankan ibadah.
  4. Jiwa tanpa pamrih dan bertanggung jawab. Misalnya, memberikan bantuan, seperti pakaian, obat-obatan kepada korban gempa dan Tsunami.
  5. Jiwa ksatria dan kebesaran jiwa yang tidak mengandung balas dendam, seperti sikap terhadap bekas kaum kooperator (orang yang bekerja sama dengan penjajah) dan bekas gerombolan bersenjata. 

Selain itu, berikut akan dijelaskan sikap setia terhadap nilai-nilai Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945:

 

 

Dengan demikian, sikap positif yang dijelaskan tersebut harus dilaksanakan dalam kehidupan, baik di keluarga, di sekolah, maupun di masyarakat. Apakah sikap-sikap tersebut sudah dilaksanakan olehmu dalam kehidupan sehari-hari? Coba renungkan sikap positif apa saja yang belum tercantum dan belum dilaksanakan olehmu.

 

A.    Sikap Positif terhadap Proklamasi Kemerdekaan

Kemerdekaan yang dicapai dengan penuh perjuangan dan pengorbanan ini harus dipertahankan serta diisi dengan berbagai pembangunan. Untuk itu diperlukan semangat cinta tanah air dan rela berkorban. Dengan semangat tersebut kita pelihara, kita jaga dan kita lindungi segala sesuatu yang menjadi milik bangsa dan negara Republik Indonesia. Mempertahankan dan membela negara bukan kewajiban aparat keamanan (TNI dan POLRI) saja, tetapi kewajiban kita semua sebagai warga negara Republik Indonesia.

Kemauan melindungi dan mempertahankan tanah air telah diperlihatkan para pahlawan pendahulu kita. Mereka berani berjuang melawan penjajah yang mencoba merebut negara kita. Mereka pun tanpa kenal lelah mengatasi pemberontakan yang mengancam keutuhan negara kita.

Perjuangan para pahlawan didasari oleh semangat berikut:

  1. sadar dan bangga sebagai bangsa Indonesia;
  2. bangga bertanah air Indonesia;
  3. mendahulukan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan;
  4. mau berkorban demi kejayaan tanah air.

Sikap positif terhadap makna Proklamasi Kemerdekaan berarti menghargai perjuangan para pahlawan bangsa. Penghargaan terhadap para pejuang bangsa serta para pahlawan bangsa dapat ditunjukkan dengan berbagai upaya untuk mengisi kemerdekaan guna menuju tercapainya tujuan nasional bangsa Indonesia.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib meneruskan jerih payah para pahlawan pendahulu kita. Kemauan melindungi dan mempertahankan tanah air harus tertanam dalam kepribadian kita. Untuk itu, kita perlu mengembangkan rasa memiliki dan rela berkorban dalam kehidupan kita.

Upaya yang harus dilakukan agar kita dapat melaksanakan sikap positif terhadap makna Proklamasi kemerdekaan antara lain sebagai berikut.

  1. Merasa sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dan masyarakat sehingga berupaya untuk selalu aktif dan terlibat dalam kegiatan bersama.
  2. Merasa ikut memiliki segala bentuk hasil pembangunan sehingga memelihara dan menggunakannya secara baik dan benar.
  3. Terlibat dalam upaya bersama menciptakan stabilitas nasional dengan berupaya membina hidup rukun, harmonis, dan aman di lingkungannya.
  4. Menerapkan nilai-nilai luhur Indonesia dalam tindakan nyata sehingga memperlihatkan kepribadian bangsa Indonesia.
  5. Berusaha untuk selalu menjadi warga negara yang baik, tertib dan disiplin.
  6. Rela dan tanpa pamrih menyumbangkan pikiran dan tenaga untuk kepentingan masyarakat dan negara.
  7. Terlibat dan mendukung program pembangunan nasional dengan membina diri sebagai generasi bangsa yang handal.
  8. Berpartisipasi dalam segala macam bentuk gerakan dan program yang mendukung persatuan dan kesatuan bangsa.

 

B.     Sikap Positif dalam Suasana Kebatinan Konstitusi Pertama

Sikap positif terhadap makna Proklamasi Kemerdekaan dan suasana kebatinan konstitusi pertama adalah sikap kreatif, kritis, mandiri, berani membela kebenaran dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip, asas-asas serta tujuan hidup bernegara sebagaimana telah dikumandangkannya Proklamasi Kemerdekaan dan asas kerohanian Pancasila serta nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan, aktivitas dan perbuatan yang mengarah kepada tercapainya tujuan nasional dalam tata aturan bernegara yang sesuai dengan hukum dasar negara, dan ini dapat dilakukan dengan beberapa aktivitas, diantaranya:

  1. sebagai warga negara yang selalu taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  2. berlaku jujur dalam setiap kata dan perbuatannya;
  3. belajar giat supaya menjadi warga negara yang cerdas berpendidikan yang maju setara dengan bangsa-bangsa dari negara-negara maju;
  4. membangun negara dengan memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia;
  5. meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan mendirikan tempat-tempat usaha produktif untuk menampung tenaga kerja;
  6. menunjukkan rasa kebersamaan seluruh suku bangsa yang ada untuk saling membantu dalam melakukan pembangunan di seluruh wilayah negara Republik Indonesia;
  7. memupuk tenggang rasa toleransi adanya perbedaan dengan tetap berpegang pada prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
  8. selalu setia kepada bangsa dan negara Republik Indonesia;
  9. selalu bekerja keras tanpa kenal menyerah untuk membangun negara;
  10. menentang segala penindasan yang dilakukan terhadap rakyat Indonesia;
  11. menghormati dan menjunjung tinggi hukum yang berlaku;
  12. menghargai perbedaan pendapat;
  13. berlaku adil dalam mengambil keputusan;
  14. berperan serta dalam pelaksanaan pemilu;
  15. mendukung segala kebijakan politik pemerintah yang merakyat;
  16. rela berkorban untuk membela tanah air dari serangan musuh;
  17. selalu setia mempertahankan keutuhan wilayah negara;
  18. kritis terhadap kondisi kehidupan kesengsaraan rakyat.

 

 


 

 

CHARACTER BUILDING 

 

Mengisi Kemerdekaan

 

Saat hari kemerdekaan Republik Indonesia diperingati, Esta yang kini baru duduk di bangku SMP kelas VII, sering bingung. Esta merasa bingung karena membaca slogan yang panjang, yang berisi kiprah mengisi kemerdekaan. Lantas dengan cara apa saya harus mengisi kemerdekaan ini ? Kata Esta di dalam hati.

 

Di saat Esta kebingungan, di rumahnya kedatangan tamu, Eyang Rusydi, kakeknya sendiri yang selama ini tinggal di kota lain. Esta lantas bertanya kepada kakek, tentang makna mengisi kemerdekaan. Dengan sikap arif, kakeknya menjawab bahwa bagi anak usia sekolah: belajar tekun dengan sepenuh hati, itulah cara mengisi kemerdekaan. Seringkali makna mengisi kemerdekaan negara kita, memang ditulis dalam slogan yang panjang dan sulit dipahami. Padahal mengisi kemerdekaan, adalah hal yang amat sederhana tapi sekaligus sangat vital. Jika kita seorang pelajar maka belajar secara maksimal agar meraih hasil terbaik, itulah bukti bahwa kita sudah mengisi kemerdekaan. Jika suatu saat kita gagal berprestasi dalam belajar, misalnya gagal naik kelas atau tidak lulus dalam ujian akhir, kita tidak boleh berputus asa. Tidak naik kelas atau tidak lulus ujian, hakikatnya bukan gagal tapi kita diminta lebih banyak belajar.

 

Bangkit dan belajarlah lebih keras lagi tanpa kenal putus asa, niscaya kesuksesan akan diraih di masa mendatang. Orang cerdas, bukanlah mereka yang tidak pernah gagal sama sekali dalam mencari ilmu. Orang cerdas adalah mereka yang kendati pernah gagal, namun belajar lebih keras lagi sehingga mencapai prestasi terbaik. Apapun yang kita kerjakan, asal bermanfaat bagi diri dan keluarga kita, bermanfaat bagi warga di sekitar kita, dan bermanfaat bagi perkembangan bangsa, berarti kita sudah turut andil mengisi kemerdekaan.

 

Demikian pula pahlawan kita di masa lalu, saat memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Para pahlawan kerja keras tanpa kenal lelah, bertekat baja tanpa kenal menyerah sehingga akhirnya tercapailah kemerdekaan RI yang dicita-citakan bersama. Tanpa kerja keras para pahlawan, niscaya kemerdekaan hanya akan jadi angan-angan. Semangat pantang menyerah para pahlawan inilah, yang perlu kita transfer ke jati diri kita segenap bangsa Indoensia. “Merdeka berarti kerja keras untuk mencapai sukses”.

 

Sumber: www.andriewongso.com

 


 

KEGIATAN PEMBELAJARAN

 

Controversial Issues

 

  1. Bentuklah kelompok yang bereanggotakan 6–8 orang
  2. Setiap kelompok menulis dalam tabel berikut dengan mencari peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di Indonesia sebelum dan sesudah Kemerdekaan. Informasi tentang peristiwa-peristiwa tersebut dapat dicari di buku, majalah, surat kabar atau internet.

Sebelum Kemerdekaan

Setelah Kemerdekaan

1

1

2

2

3

3

4

4

5

5

6

6

7

7

8

8

9

9

10

10

 

  1. Setelah kamu mengidentifikasi beberapa peristiwa yang  telah terjadi, buatlah analisis singkat dengan mengaitkan isu-isu atau masalah yang sedang berkembang  pada saat ini.
  2. Presentasikan kegiatan tersebut dengan menggunakan Ms.PowerPoint, kemudian  diskusikan hasilnya di depan kelas bersama kelompok lain.
  3. Kumpulkan hasil diskusi tersebut kepada gurumu.

 

 

Penilaian Sikap

Lembar Penilaian Antarteman Nama  teman yang dinilai  : ...........................

Nama Penilai    : ...........................

Kelas                : ...........................

Semester          : ...........................

Petunjuk           : ...........................

 

Petunjuk : Berilah tanda ceklist pada kolom 1 (tidak pernah), 2 (kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu) sesuai dengan keadaan teman kalian yang sebenarnya.

 

No

Pernyataan

4

3

2

1

1

Senang mendengarkan lagu-lagu Barat.

 

 

 

 

2

Meminta uang pada orangtua untuk keperluan sekolah padahal digunakan untuk keperluan lain

 

 

 

 

3

Mempengaruhi teman untuk mematuhi peraturan sekolah.

 

 

 

 

4

Banyak warga negara Indonesia kurang memiliki rasa cinta tanah air.

 

 

 

 

5

Sumber daya alam kita terlalu banyak dikuasai bangsa asing.